Sore cerah
Ditemani hembusan angin bersemilir merosok di sela-sela jendela membawa aroma bahagia
Sebab tepat hari ini kau menerimaku untuk menjadi kekasihmu
Menerimaku untuk menjadi teman hidupmu, untuk mengukir cerita di tiap pijakan langkah kaki kita
Menerimaku untuk menua denganmu, hanya denganmu
Ini bukan perihal siapa yang lebih dulu hatinya di jatuhi cinta
Tapi tentang bagaimana aku dan kamu sepakat menjadikan kita sepaket
Juga bukan perihal siapa yang terlebih dulu singgah lalu sanggah
Hatimu bukan lapangan tempat aku bermain, berlari-lari kegirangan, lalu pulang saat aku merasa senang
Sejauh manapun kakiku memijak, hatimu menjelma rumah menuju pulang, tempat aku melepas gundah dan merebah lelah
Aku berjanji akan selalu menemanimu bagaimanapun keadaannya
Menjadi peluk yang selalu mendekap saat sendu dan sembab
Penghangat dari setiap kesedihan yang kerap kali membuat gigil
Karena hanya denganmu saja aku ingin menua
Hingga helai rambut hitam kita memutih dan badan tegap kita berubah ringkih
--Ahran--